Deni Ribowo: Perpisahan Sekolah Sebaiknya Tidak Gelar Study Tour

by

BANDARLAMPUNG, REFERENSIMU.COM — Akhir-akhir ini banyak kejadian kecelakaan siswa study tour yang menelan korban tewas siswa-siswi ataupun guru.

Hal ini menjadi pemikiran bagi DPRD Provinsi Lampung bahwa kegiatan perpisahan sekolah  hanya boleh dilakukan di lingkungan sekolah.

Hal tersebut mengurangi resiko terjadinya hal-hal yang bisa merugikan dan mengancam keselamatan siswa Saat melakukan kegiatan study tour atau field trip.

Penegasan itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo melalui keterangan tertulis, Rabu (15/5).

Dia mengatakan seperti musibah yang dialami rombongan anak anak SMK Lingga Kencana, Jawa Barat

bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan di ciater subang jawa barat yang menewaskan 11 siswa dan guru.

“Tentu kejadian tersebut menjadi perhatian serius bagi kita terhadap anak anak-anak. Sebaiknya perpisahan sekolah tidak ada study tour,” kata dia..

Untuk itu semua unit sekolah swasta dan negeri di Provinsi Lampung baik tingkat TK hingga ke SMA, SMK sebaiknya melakukan kegiatan tersebut dilakukan dj sekolah.

“Misalnya kegiatan perpisahan sekolah cukup dilakukan di sekolah lingkungan sekolah dan tak perlu di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Pihaknya mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan dinas pendidikan se-kabupaten kota yang ada di Lampung untuk mengeluarkan aturan yang melarang kegiatan perpisahan sekolah dan study tour di luar kota.

Hal-hal preventif ini dilakukan semata untuk kepentingan keselamatan anak anak kita.

Lalu soal perpisahan yang dilakukan di hotel hotel sebaiknya unit sekolahan melakukan perpisahan tetap di lingkungan sekolah.

Selain akan memberikan kesan memori kenangan bagi anak anak juga tidak terkesan bermewah mewahan apalagi hedonis.

“Karena belum tentu semua siswa mampu untuk sumbangan kegiatan di hotel hotel tersebut,” (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *